Urutan warna pelangi berasal dari cara cahaya berinteraksi dengan tetesan air. Pada pelangi primer, busur tampak merah di bagian luar dan ungu di bagian dalam; di antara keduanya, warna membentuk spektrum cahaya [1].

Pembiasan dan pemantulan di dalam tetesan

Saat memasuki tetesan air, cahaya dibiaskan. Cahaya kemudian dipantulkan di bagian belakang tetesan dan dibiaskan lagi ketika keluar. Rangkaian proses ini menghasilkan spektrum yang terlihat sebagai pelangi [1].

Warna-warna itu bukan pita terpisah dengan batas tegas. Spektrum pelangi berlangsung berkelanjutan; pembagian menjadi pita warna merupakan cara penglihatan manusia membedakan bagian-bagian warnanya [1].

Tujuh warna adalah cara umum menyebut spektrum

Urutan tujuh warna yang paling sering dikutip adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Urutan ini dikaitkan dengan Isaac Newton dan kerap diingat lewat sebutan "mejikuhibiniun" [1].

Jadi, tujuh nama tersebut membantu kita menyebut warna-warna pelangi, tetapi bukan berarti cahaya tersusun sebagai tujuh garis yang terpisah. Di antara warna yang disebut, spektrumnya tetap bergradasi [1].

Pelangi sekunder membalik urutan warna

Jika tampak pelangi kedua di luar busur primer, urutan warnanya terbalik: merah berada di sisi dalam. Pelangi sekunder terbentuk ketika cahaya dipantulkan dua kali di dalam tetesan sebelum keluar; busurnya lebih besar, tetapi lebih redup daripada busur primer [1].

Busur bergantung pada posisi pengamat

Pelangi yang berasal dari sinar matahari tampak di bagian langit yang berlawanan dengan matahari. Pelangi bukan benda pada jarak tertentu, melainkan tampilan optik dari tetesan air yang terlihat pada sudut tertentu terhadap sumber cahaya. Karena itu, pelangi tidak dapat didekati secara fisik; pengamat lain dapat melihat pelangi yang berbeda dari tetesan air yang tampak pada sudut yang sama [1].

Pada pelangi primer, warna merah di luar dan ungu di dalam menandai urutan yang terlihat pada busur. Jika muncul busur sekunder, pantulan tambahan di dalam tetesan membalik urutan itu—dua pola warna yang berasal dari proses cahaya berbeda di tetesan air [1].

Sumber

  • [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Pelangi. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29482382&title=Pelangi (diakses 2026-10-18).